Cara Memulai Usaha Baru Bagi Pemula yang Mudah

Cara Memulai Usaha Baru Bagi Pemula
Cara Memulai Usaha Baru Bagi Pemula

Pebisnis pemula pasti sering menghadapi berbagai macam masalah. Mulai dari branding, pemasaran, modal, sampai bangkrut. Memiliki usaha sendiri jauh lebih baik daripada bekerja dengan orang lain.

Kamu bebas menentukan aturan dan bebas melakukan hal yang kamu inginkan. Untuk menghindari beberapa masalah yang mungkin timbul berikut ada cara memulai usaha baru bagi pemula. 

Cara Memulai Usaha Baru Bagi Pemula

Ada banyak sekali cara bagi pebisnis pemula untuk meraih kesuksesan. Jangan pernah ragu untuk terus belajar baik dari orang lain atau lewat internet. Perbanyak informasi apa saja yang baru trend saat ini.

Masyarakat cenderung menyukai sesuatu yang berbau hits dan unik baik itu makan, fashion, minuman, tempat dan sebagainya. 

1. Siapkan Mental Baja

Menjalankan sebuah usaha itu tidak mudah ada berbagai macam masalah yang hadir mengiringi perjalanan bisnis kamu. Jika tidak memiliki mental tangguh ketika menghadapi masalah besar bisa mengakibatkan stres yang berujung depresi.

Setiap usaha memiliki resiko pailit, dijegal kompetitor, tidak laku, dapat banyak kritikan dari konsumen dan kendala modal. Jika berhasil melewatinya kesuksesan menanti di masa depan tapi harus dengan usaha yang super ekstra. 

2. Menentukan Usaha yang Dijalankan

Sebaiknya pilih jenis usaha yang cocok dengan passion kamu baik yang berhubungan jasa maupun barang. Contohnya, jika kamu memiliki hobi naik gunung bisa nih buka toko yang jual khusus alat dan perlengkapan pendakian.

Contoh lainnya, jika kamu memiliki skill dalam bidang otomotif bisa dicoba untuk membuka sebuah bengkel servis. Cara memulai usaha baru bagi pemula jangan lupa untuk tentukan pula target pasarnya. 

3. Menentukan Sumber Modal

Poin penting nih. Sebelum membuka usaha pastikan jika kamu punya modal yang cukup ya. Biasanya modal didapatkan dari tabungan milik sendiri, tetapi jika tidak memiliki uang simpanan atau kurang, bisa dengan meminjam ke keluarga.

Bisa juga mengajukan pinjaman ke bank atau penyedia jasa pinjaman modal. Namun, cara ini kurang saya rekomendasikan karena bunga yang mungkin sebagian sudah tahu bahwa hukumnya haram untuk riba (menurut pandangan Islam).

Jika usaha masih baru sebaiknya hindari pinjaman modal dari bank. Kamu bisa mencari investor untuk alternatif pilihan sumber modal dengan skema keuntungan dan kerugian yang disepakati. 

4. Mencari Lokasi Usaha

Cara memulai usaha baru bagi pemula selanjutnya adalah menentukan lokasi usaha.  Lokasi usaha harus sesuai dengan target pasar kamu. Carilah tempat yang paling dekat dengan target dan juga letaknya strategis. Misalnya kios di sekitar pasar, kios jalan masuk perumahan dan lain-lain. 

5. Desain Tempat Usaha

Saat ini banyak orang yang lebih tertarik mengunjungi tempat yang unik dan menarik. Untuk itu jangan malas mendesain tempat usaha kamu. Jika berhubungan dengan kuliner bisa menggunakan berbagai macam konsep kekinian atau unik seperti cafe kelinci, konsep desain industrial, greenhouse, milenial, retro, dan masih banyak lagi.

Baca juga:

6. Susun Strategi Pemasaran dan Promosi

Sukses tidaknya suatu usaha tergantung dari strategi pemasaran yang digunakan. Jika tiap periode berhasil tutup target usaha kamu bisa dikatakan sukses terlebih jika hasil yang didapat melebihi ekspektasi target bulanan. Seringkali usaha baru yang harus menelan pil pahit kegagalan akibat salah dalam proses pemasaran. 

Sebagus apapun produk kamu jika tidak laku akan sia-sia. Salah satu strategi pemasaran adalah dengan melakukan promosi dan iklan. Kamu bisa menyebarkan brosur, memasang iklan di media sosial, membuka toko online di e-commerce, menyewa selebgram, dan sebagainya. Agar masyarakat semakin minat berikanlah beberapa keuntungan seperti diskon dan bonus. 

Misalnya kumpulkan 10 kupon martabak Al aHa tukarkan dengan menu dir baru dapat diskon 10% setiap ganti oli dan diskon 25% jika servis full. 

7. Menentukan Harga Jual

Cara menentukan harga jual adalah dengan menghitung semua total biaya produksi yang dibutuhkan kemudian dibagi dengan jumlah produk yang dihasilkan maka kamu akan mendapatkan harga awal. Supaya untung kamu harus menjual produk kamu lebih tinggi dari harga produksi. 

Misalnya : Biaya produksi donat 1 hari adalah Rp 100.000 menghasilkan 100 donat. Jadi Rp 100.000 : 100 = Rp 1.000 (harga awal). Supaya mendapatkan untung kamu bisa jual donat kamu seharga Rp 1.500. Rp 500 x 100 = Rp 50.000. Dalam sehari kamu bisa mendapatkan laba bersih sebanyak Rp 50.000. 

Cara lain dalam menentukan harga jual adalah dengan mencari info harga jual dari kompetitor. Kamu bisa menggunakan harga yang sama dengan kompetitor atau lebih murah supaya cepat laku.

Kamu bisa berkunjung juga ke https://www.lingkarberita.com untuk memperoleh informasi bisnis dan investasi yang menarik lainnya.

Itulah tadi beberapa cara memulai usaha baru bagi pemula yang bisa kamu coba. Semoga beruntung dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama